Safe and SecureUpdate News

Bandung Dinobatkan Kota Termacet di Indonesia, Jakarta dan Medan Ikut Masuk Daftar Dunia

Laporan TomTom Traffic Index 2025 menunjukkan bahwa Bandung menjadi kota termacet di Indonesia dan menempati peringkat ke-16 kota termacet di dunia, diikuti Jakarta dan Medan yang juga termasuk dalam daftar global.

Bandung kembali menjadi kota dengan kemacetan lalu lintas tertinggi di Indonesia, menurut TomTom Traffic Index 2025, sekaligus menduduki peringkat ke-16 dalam daftar kota termacet di dunia. Penilaian ini merupakan hasil analisis data GPS kendaraan secara real-time (floating car data) yang digunakan untuk mengukur seberapa padat kondisi jalan dibandingkan dengan waktu tempuh ideal tanpa hambatan.

Tingkat kemacetan di Bandung pada tahun 2025 mencapai sekitar 64,1 persen, artinya pengemudi mengalami keterlambatan yang signifikan dibandingkan kondisi ideal. Sebagai perbandingan, perjalanan sejauh 10 kilometer di jam sibuk memakan waktu rata-rata 32 menit 26 detik — angka yang hampir tak berubah dibanding tahun sebelumnya. Kecepatan rata-rata kendaraan di Bandung selama jam sibuk juga tergolong rendah, yaitu sekitar 16,3 km per jam.

Menjadi kota termacet tertinggi di Indonesia, Bandung telah lama menjadi sorotan karena tingginya volume kendaraan dan keterbatasan infrastruktur jalan yang memadai. Analisis terbaru mempertegas bahwa meski peringkat global Bandung turun dari posisi ke-12 pada 2024, tingkat kemacetannya tetap menjadi yang tertinggi di Tanah Air.

Ibu Kota DKI Jakarta menempati posisi kedua di Indonesia, dengan tingkat kemacetan rata-rata sebesar 59,8 persen. Berdasarkan data TomTom, Jakarta naik ke peringkat 24 kota termacet di dunia, jauh berbeda dari tahun sebelumnya ketika berada jauh di luar daftar atas. Selama 2025, perjalanan 10 km di Jakarta rata-rata ditempuh dalam 26 menit 19 detik, sementara kecepatan rata-rata kendaraan turun menjadi 17,8 km/jam.

Read More  Investasi Emas Antam Raup Untung Hampir 28% dalam 8 Bulan, Bagaimana Prospek Hingga Akhir 2025?

Sementara itu, Medan di Sumatera Utara menempati posisi ketiga tertinggi di Indonesia, dengan tingkat kemacetan mencapai sekitar 54,2 persen dan rata-rata perjalanan 10 km memakan waktu hampir 32 menit. Medan juga masuk dalam daftar kota termacet dunia versi 2025.

Dua kota lain yang masuk dalam pantauan TomTom Traffic Index Indonesia adalah Palembang dengan tingkat kemacetan sekitar 52,7 persen, serta Surabaya dengan angka 43,7 persen. Kendati berada di peringkat lebih rendah, kondisi kemacetan di kota-kota ini tetap menjadi perhatian bagi pemerintah daerah masing-masing.

TomTom Traffic Index merupakan salah satu referensi utama pemantauan kemacetan lalu lintas di banyak kota dunia. Indeks ini menghitung persentase waktu tambahan yang dihabiskan dalam kemacetan dibandingkan perjalanan tanpa gangguan, serta memeringkat kota-kota berdasarkan tingkat kepadatan lalu lintas mereka.

Selain menjadi tolok ukur global, data indeks ini sering digunakan oleh pembuat kebijakan dan pihak terkait untuk mengevaluasi efektivitas sistem transportasi publik, kebutuhan infrastruktur, dan strategi pengurangan kemacetan. Di Jakarta, data terbaru ini pun telah memicu sejumlah usulan kebijakan transportasi dari DPRD DKI sebagai respons terhadap tren kemacetan yang masih memburuk.

Back to top button